Hasil Tes Urine Menunjukkan Adanya Sel Darah Putih (Leukosit), Apa Artinya?

Melalui berbagai komponen yang teruji di dalamnya, hasil tes urine dapat menjadi indikator adanya gangguan kesehatan pada tubuh seseorang. Begitu juga bila Anda menemukan sel darah putih (leukosit) dalam urin Anda yang bisa menjadi pertanda kondisi tertentu.

Kadar normal sel darah putih (leukosit) dalam urin

sel darah putih naik

Idealnya, jumlah sel darah putih pada sedimen urin rendah yaitu 0-5 sel darah putih per HPF (medan daya tinggi). Jika hasil tes urine menunjukkan jumlah sel darah putih Anda melebihi angka tersebut, artinya Anda sedang mengalami kondisi tertentu.

Soalnya, sel darah putih berperan dalam melawan bakteri yang menginfeksi tubuh. Jika ditemukan leukosit di urin, kemungkinan sistem urologi Anda sedang mengalami sejumlah masalah.

Penyebab sel darah putih dalam urin

Peningkatan jumlah leukosit yang terlihat pada urin melalui mikroskop biasanya menandakan bahwa tubuh sedang mengalami infeksi atau peradangan pada saluran kemih. Berikut beberapa penyebab terjadinya sel darah putih pada urin Anda.

1. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang kandung kemih, uretra, dan ginjal. Jika tidak diobati, penyakit saluran kemih ini bisa menghalangi aliran urin di saluran kemih dan memperburuk infeksi.

Umumnya tubuh akan melawan infeksi menggunakan sel darah putih. Hal ini menyebabkan jumlah leukosit dalam urin meningkat.

2. Penyakit batu ginjal

Selain ISK, batu ginjal juga menjadi salah satu penyebab jumlah sel darah putih dalam urin menjadi lebih tinggi. Kondisi ini terjadi karena batu ginjal ditandai dengan tingginya kadar mineral dan garam yang tidak tersaring dengan baik dari darah.

Mineral yang tidak disaring ini dibawa bersama urin dan terkadang disertai dengan nilai sel darah putih. Batu ginjal yang terbawa ke ureter juga menghalangi aliran urin dan jumlah bakteri berkembang biak di area tersebut. Akibatnya, terjadi infeksi dan memicu peningkatan jumlah leukosit dalam urin.

7 Gejala Batu Ginjal Yang Mudah Anda Kenali

3. Pyelonephritis (infeksi ginjal)

Pielonefritis adalah infeksi ginjal yang biasanya disebabkan oleh bakteri E. coli. Bakteri yang ditemukan di anus masuk ke saluran kemih melalui vagina dan berpindah ke ginjal dan memicu infeksi.

Infeksi ginjal biasanya cukup parah daripada infeksi saluran kemih. Pasalnya, infeksi bisa menyebar melalui aliran darah dan menyebabkan infeksi pada organ lain.

Oleh karena itu, tubuh merespons kondisi ini dengan memproduksi lebih banyak leukosit untuk melawan bakteri yang telah menyebar.

4. Penyebab lainnya

Selain dari beberapa penyebab umum di atas, adanya sel darah putih pada urine juga bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan lain, di antaranya:

  • infeksi seksual menular,
  • piuria steril, yaitu kondisi ketika tubuh mengalami gejala infeksi saluran kemih, namun tidak terdapat bakteri di dalam urin,
  • sistitis atau radang kandung kemih,
  • infeksi panggul (infeksi intra-abdominal),
  • pneumonia dan tuberkulosis,
  • ginjal polikistik, demikian juga
  • Donor ginjal tidak sesuai.

Perlu diingat bahwa tes urine yang menunjukkan keberadaan sel darah putih Anda tidak segera menentukan penyebabnya. Dokter mungkin memerlukan tes tambahan dan diagnosis lebih lanjut untuk mengetahui alasannya.

Oleh karena itu, selalu segera konsultasikan kondisi Anda dengan ahli urologi jika hasil tes urine positif terdapat leukosit. Jika penyebabnya adalah infeksi, pemeriksaan urine akan menjadi langkah yang baik untuk menentukan pengobatan untuk menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih.

Hasil Tes Urine Pasca Menunjukkan Sel Darah Putih (Leukosit), Apa Artinya? muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Normalkah Jika Darah Haid Saya Berwarna Cokelat?